Sabtu, 24 Juni 2017

islam dan teknologi



Islam dan teknologi
Oleh Bagas Tri Nugroho
Mahasiswa s1 PAI international                                                              G000164014
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Islam merupakan agama yang rahmatanlilalamin. Islam agama yang sempurna, agama yang lengkap di dalamnya  terdapat semuaperintah yang cukup dan sangat detail dan baik bagi semua manusia yang ada di muka bumi. Di dalamnya jugatermasuk perintah-perintah untuk belajar dan bermajelis ilmu agar allah meningkatkan derajat diri seorang insan kederajat yang lebih baik. Di dalamnya juga secara tersirat perintah bahwa pentingnya seorang  muslim harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Nah pada dasarnya ilmu pengaetahuan dan teknologi ini bisa di kuasai oleh seorang muslim maupun non-muslim. Memang allah memberi kekuaasaan, kekayaan maupun iptek atau lebih spesifiknya dia Allah memberikan dunia kepada semua manusia, muslim\non, yang mau berusaha dan dikehendakinya. Kita ambil contoh pada masa diutusnya nabi Allah Ibrahim, pada masa itu berkuasa seorang yang kuat yang bisa membawa negeri babilonia menjadi negeri yang maju dan berperadaban (teknologi yang digunakan di kota babilon sangat maju pada zaman itu). Dan juga kekuasaan yang dimilikinya sangatlah luas sekitar 1/3 dunia telah di kuasainya. Dan jugapada masa diutusnya nabi musa berkuasa seorang raja di daerah mesir yaitu fir’aun, pada waktu itu dia juga membangun bangunan yang sangat tinggi tujuanya yaitu untuk melihat tuhannyamusa. Hal itujuga di lakukanya dengan teknologi dan ilmu pengetahuan.
                Dan sebagaimana yang kita ketahui ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini berkembang sangat pesat. Semua kalangan, umur dan hampir di segala penjuru dapat menikmati manfaat  dari berbagai teknologi terkini. Namun sangat di sayangkan produsen maupun pengembang dari teknologi-teknologi abad modern ini mayoritas bukan dari golongan muslim. Mengapa hal ini terjadi, apa factor-faktor penyebab kemunduran kaum muslimin. Dan mengapa kita tidak segera bangkit ?insyaallah akan saya utarakan pada paragraph berikutnya.
                Pada kesempatan ini saya akan mengulas tentang beberapa factor penyebab kemunduran kaum muslimin. Kaum muslim pada zaman nabi belum mengembangkan materisecara optimal. Dikarenakanketerbatasanwaktu, masalahdaridalammaupun luarpemerintahan Madinah, danjuga tugaspertama yang harus di kerjakan adalah tersampaikanya ajaranislam ini keseluruh penjurudunia. Dan hal yang perlu di perhatikanadalahkaummusliminpada zaman nabi di isioleh orang-orang yang bertaqwa bahkan rasultelah mengabarkan banyak dari sahabat akan masuk surga, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Generasi islam pada masa itu yaitu para sahabat nabi melihat akhirat seolah berada di depan keningnya. Sehinggga orientasi utama mereka adalah akhirat yaitu kehidupan yang lebih baik dan kekal. Mereka berinteraksi dengan dunia hanyalah sebagai jalan untuk mencapai ridho Allah di akhirat. Namun terbukti dengan taqwa para sahabat, ke ‘zuhud’an mereka, Allah bukakan pintu bumi timur dan barat dengan ditundukanya Persia ditimur dan romawi di barat. Walaupun teknologi yang digunakan pada saat itu sangat berbeda jauh antara kaum muslimin dan musuh musuhnya. Tetapi Allah berikan pertolongan karena ketakwaan mereka, denganya teknologi secanggih apapun formasi kura-kura yang di susun romawi, dan juga pasukan bergajah dari persia, semua luluh lantah dan hancur di tangan kaum muslimin. Kondisi kaum muslimin pada saat itu juga seadanya tidak seperti gambaran pasukan dari romawi maupun persia yang berisi kekuatan militer lengkap dengan persenjataan perang tercanggih pada saat itu. Juga pasukan-pasukan ini terdiri dari tentara militer terlatih yang bekerja khusus hanya untuk berperang. Tetapi pasukan kaum muslimin pada zaman itu terdiri dari rakyat jelata yang sama sekali tidak dilatih untuk perang. Mereka hanyalah petani, pedagang, peternak dan rakyat biasa yang menjual dirinya kepada jalan Allah swt untuk mendapatkan ridhonya. Hal ini yang penting kita kaitkan dengan kondisi kaum muslim pada zaman sekarang, yaitu pada milenium digital, atau abad modern.
                Pada kondisi kaum muslimin sekarang masyarakat muslim tidak memiliki visi dan misi yang sama maupun mendekati generasi terdahulu yaitu generasi salaf(sahabat, tabi’in dst). Yaitu orientasi mereka telah berubah, mereka mulai meninggalkan hakikat mereka sebagai seorang ”muslim”. Ya itu sangat benar, mereka meninggalkan status mereka sebagai seorang “muslim”. Tapi apakah arti seorang “muslim”itu..  Seorang “muslim” dalam bahasa arab berarti seorang yang menyerah. Yaitu seorang yang menyerahkan hidupnya kepada Allah swt. Berarti semua milik hidupnya dan semua orientasi hidupnya hanya untuk Allah swt. Kondisi kaum muslimin pada saat ini mereka mengaku sebagai seorang muslim tetapi mereka tidak berperilaku beraktivitas dan berpikir seperti seorang muslim. Kebanyakan dari mereka justru terbawa arus-arus westernisasi oleh barat. Nah pada kondisi ini salah satunya mengapa kaum muslimin masih ketertinggalan dan belum bisa mengalahkan teknologi barat. Kaum muslimin masih berkiblat dan menjadi “buntut” dari peradaban barat hampir di semua lini kehidupan.
Pada segmen selanjutnya kami akan menjelaskan tentang pentingnya umat islam untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kenapa umat islam harus menguasai teknologi? Bahaya apakah yang akan menimpa jika umat islam tidak menguasai iptek? Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah bahaya itu?
Umat islam sangat penting untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Umat islam yang menguasai teknologi akan lebih banyak kontribusinya kepada islam itu sendiri, apalagi pada zaman sekarang yaitu zaman digital. Pada zaman ini dibutuhkan terobosan-terobosan baru untuk menjaring kawasan dakwah secara lebih luas terutama para pemuda yang menjadi tonggakk kebangkitan islam. Pada zaman digital ini hampir semua pemuda memegang gadget bahkan anak-anak sekalipun. Lalu aplikasi-aplikasi yang membantu pembelajaran islam juga sangat dibutuhkan
Umat islam harus menguasai teknologi karena umat islam ini umat yang terbaik dan di amanahkan allah sebagai umat terbaik. Dan juga tersebatnya dakwah menggunakan teknologi ini sangat efektif dan bisa juga menjangkau hingga non-muslim missal di televise, internet, social media dan lain-lain. Umat islam jika menguasai teknologi akan lebih mudah menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan juga sekaligus mengaplikasikan syairah pada teknologi tersebut sehingga para pengguna tidak kesusahan dalam memakainya, merasanyaman dan memperoleh berkah dari apa yang digunakanya.
Maka jika umat islam ini tidak menguasai teknologi maka, yang terjadi adalah orang-orang kafir yang akan menguasai segala bentuk fasilitas dari teknologi untuk kepentingan mereka. Mereka membuat produk dari teknologi tersebut tidak tanpa memikirkan syariah dan dampak buruk menurut ajaran islam. Dan pastinya akan timbul banyak masalah dan fitnah bagi masyarakat terutama kaum muslimin. Dan juga seperti dunia saat ini fitnah, celaan, dan strereotype juga disebarkan musuh-musuh islam dalam media berbasis teknologi, misal amerika dan inggris dalam BBC dan CNN nya turut menyumbang kedalam pengaruh islamophobia dan Islamic haters di dunia. Misal di Indonesia metro tv milik james riadui pendukung ahok dan kompas tv milik Charles sangat berperan aktif dalam menyebarkan fitnah salah satunya dengan membunuh karakter – karakter ummat islam agar citranya menjadi negative. Kompas tv juga turut andil dalam blow up kasus pedagang makanan di banten dan berkaitan dengan dihapusnya 3143 perda syariah di Indonesia.
Maka yang harus kita lakukan sekarang adalah, yang pertama umat islam harus maju dalam iptek. Agar kemaslahatan ummat bisa kita dapatkan. Yang ke dua kita umaat islam haruslah menguasai media informasi sebanyak mungkin karena selain untuk berdakwah media informasi ini sangat penting untuk mengkonter hal hal negative yang disebarkan oleh musuh-musuh islam. Yang ketiga adalah kita harus banyak belajar dan beristiqomah dan berjuang semaksimal mungkin dari apa yang bisa kita lakukan sekecil apapun di ilmu pengetahuan dan teknologi.
Semoga Allah swt selalu menjaga kita dan mengembalikan kejayaaan dan kemulian kembali kepada kaum muslimin
Wallau a’lam bisshawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar